Sabtu, 26 November 2011

Struktur Pasar Forex

Seperti sebuah pasar tradisional yang ramai dengan berbagai macam pedagang forexpun juga demikian. Saat pergi ke pasar  kita akan melihat begitu banyak pedagang. Ada pedagang besar, para juragan, pedagang asongan dan para pedagang eceran, forexpun tidak berbeda sama sama sekali. Di forex juga ada juragan dengan perut besarnya atau meminjam bahasa kerennya forex juga  hiraraki atau tingkatan. "Lalu dimana posisi kita?" nanti juga kita akan tahu, walaupun itu akan terdengar kurang menyenangkan,hee.

Sebelumya saya ingin kembali menyinggung tentang rumitnya pasar spot yang sangat berbeda dengan pasar keuangan lainnya. Mungkin ini akan terlihat sedikit membingungkan.

Gambar  di atas menjelaskan sebuah pasar yang terpusat dimana hanya ada satu entitas atau spesialis yang menghubungkan antara penjual dan pembeli. Ini adalah suatu perdagangan yang terpusat dan kita tidak mempunyai pilihan lain untuk menjual dan membeli selain kepada entitas atau spesialis tersebut. Kondisi tersebut dapat kita temui pada peerdagangan saham di sebuah bursa.

Bagaimana Dengan Kondisi Pasar Spot ?

 Lihatlah gambar di atas, itu adalah ilustrasi bagaimana kondisi pasar spot forex? Ekspresi apa yang pertama muncul saat anda melihat gambar di atas? "Ow ternyanta pasar spot begitu ramai, seramai padagang batik di Jalan Malioboro Jogja ya semuanya menawarkan batik atau seperti deretan warung makan yang ada di pantai Losari, hehehe" Sudahlah.

Pasar forex spot diperdagangkan secara tidak terpusat atau decentrallized market. Tidak ada harga tunggal, tidak ada dealer tunggal. Dimana harga pada satu dealer dengan dealer lainynya ada sedikit perbedaan. Tapi itulah yang menyebabkan pasar ini begitu besar.

Forex Spot Hiraraki
Walaupun spot begitu ramai, bukan berarti pasar ini akan sangat kacau. Bila diuraikan akan ada beberapa kelompok pelaku pasar spot.

Di posisi teratas atau "on the top" adalah para mayor bank. "Apakah ini kita?". Ow sama sekali bukan. heheehehe. Mereka adalah pra bank terbesar di dunia dan bank lebih kecil lainnya. Mereka berteransaksi satu asama lain menggunakan Electrnic Brokering Services (EBS) dan Router deaing-3000 spot smatching. Persaingan kedua alat ini seperti Tom and Jerry. Bank bank inilah yang paling mempengaruhi pergerakan harga di pasar spot.

Di posisi selanjutnya ada market maker, ECN, hedge fund dan perusahaan-perusahaan. Nilai teransaksi mereka juga tergolong besar. Dan mereka biasa melakukan teransaksi dengan bank komersial.

Di posisi terbawah ada pedagang retail atau eceran. "Apakah ini kita?" Yap yap yap disitulah kita berada. Eit kenapa anda terlihat sedikit murung? bukankah ini pembahasan yang anda tunggu.hehehehe...,
Status sebagai pedagang retail memang terdengar tidak terlalu keren dan bonafit. Sebagai pedagang reatail kita memang berada dalam posisi yang sulit dimana minimnya dana dan kurangnya informasi yang kita dapat.

Ada sebuah anekdot yang sangat populer di kalangan trader " Saya mempunyai sekantong batu dan yang saya lawan adalah orang yang mempunyai senjata nuklir di tangannya". "Kenapa begitu?" Ya kita memang bukan apa2 jika berada di lautan investasi dimana musuh kita adalah orang yang empunyai otak brilian dan dana segudang. Jika anda mempunyai impian besar di forex dan cara anda mewujudkan impian itu adalah dengan cara melawan market maka anda akan disadarkan dengan cara yang paling asakit oleh market.

Tapi ini tidak seburuk yang anda kira. Banyak trader retail yang bisa berjaya dalam dunia forex. Bahkan fund managerpun iri terhadap mereka dan berkata " Penghasilan mereka melebihi kita".

Semoga kita juga termasuk orang yang bisa bertahan dan bisa meengambil manfaat di forex market. (Ijonk west)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Cheap Web Hosting